Baso Nineung Nu Pinineungeun

Sudah menjadi rahasia umum jika gurunda dan kami menyukai bakso. Namun menjadi rahasia umum pula bila gurunda tidak sembarang bakso disantap. Apalagi jika mengisi kajian Islam ilmiah di luar Tasikmalaya, beliau enggan berspekulasi mencicipi bakso daerah setempat. Makanya ketika gurunda mengajak mencoba bakso di Banjar –dalam perjalanan safari taklim ke Read more…

KUPAT TAHU MANGUNREJA

“Yang namanya kupat tahu ya ini,” ujar gurunda sembari menunjuk sepiring kupat tahu yang telah terhidang di hadapannya. Pagi itu kami menyempatkan sarapan –dalam perjalanan dari Ma’had Darul Atsar Tasikmalaya (Madasta) menuju Ma’had At Tashfiyah, Garut– di warung Kupat Tahu Mangunreja (KTM) yang melegenda itu. Warung yang terletak di Jalan Read more…

WARSUTE SABA EMBE

Sate kambing muda. Usia di bawah setahun. Balibul, (usia) bawah lima bulan. Dagingnya empuk. Katanya, jika kambing tua dagingnya alot. Benarkah? Pak Yudi, pemilik Warsute Saba Embe di Garut, tidak sependapat dengan hal tersebut. Menurutnya, daging kambing yang enak diolah itu justru yang berusia 2 tahun. “Kambing yang belum setahun Read more…

BAKSO PAK SABAR

Saya kenal banget dengan bakso yang satu ini. Buka pertama kali menjelang 1990an, hanya berupa tenda kaki lima dengan satu meja di pojokan RSUD dr. lskak Tulungagung. Namanya Bakso Pak Sabar –merujuk nama pemiliknya, Pak Sabar– seorang lelaki asli Magetan, Jawa Timur. Terus terang, saya dulu lebih sering nongkrong di Read more…

NGEBASO DI HZ 201

“Ke Tasikmalaya kalau enggak ngebaso rasanya seperti enggak ke Tasikmalaya,” ujar Abu Nisaa Rifai, saudara sesama ahlusunnah saya yang tinggal di Kaligua, Paguyangan Brebes. Makanya ketika tiba di Ma’had Darul Atsar Tasikmalaya (Madasta) pada Rabu akhir Juni lalu, dia sudah enggak sabar pengin ngebaso. Abu Nisaa Rifai mengajak saya keluar Read more…

TARIKH SAMBAL CIBIUK

Cerita ini terjadi di tahun 1700-an. Suatu ketika Syaikh Jafar Shodiq kedatangan tamu. Beliau pun meminta keluarganya untuk menyiapkan hidangan jamuan untuk memuliakan tamunya. Adalah Nyimas Ayu Fathimah, anggota keluarga pembawa syiar Islam di Cibiuk, Garut itu yang kebagian tugas memasak. Folkor (cerita rakyat) di masyarakat Cibiuk menyebutkan Nyimas Ayu Read more…